Guru Vs Covid-19

Perjuangan Guru melawan Covid-19

Pembelajaran jarak Jauh (Daring)

Materi 1 - Recount Text (Kelas IX)

Pembelajaran Jarak Jauh (Daring)

Materi 1 - The Expressions of Sympathy (Kelas VIII)

Materi Kelas VII

Learn Body Part 1

Sagusablog

Sagusablog, dari IGI untuk Guru Indonesia

Selasa, 15 Oktober 2024

Level 3 (Kreasi)

 


Deskripsi Program Pembatik Level 3 - Kreasi

Pembatik (Peningkatan Kompetensi TIK bagi Guru) merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran. Setelah guru menyelesaikan Pembatik Level 1 (Literasi) dan Level 2 (Implementasi), mereka dapat melanjutkan ke Pembatik Level 3 - Kreasi. Pada level ini, fokus utama adalah pada kemampuan guru dalam menciptakan dan mengembangkan konten pembelajaran digital secara kreatif.

Fokus Pembatik Level 3: Kreasi Konten Pembelajaran Digital

Pembatik Level 3 bertujuan untuk melatih guru agar mampu menghasilkan konten digital yang kreatif dan inovatif yang dapat memperkaya materi pembelajaran di kelas. Di sini, guru didorong untuk lebih mandiri dalam mengembangkan media pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik bagi siswa.

Beberapa topik dan kemampuan yang ditekankan pada Pembatik Level 3 antara lain:

  1. Pengembangan Konten Video Pembelajaran: Guru diajarkan untuk membuat video pembelajaran yang kreatif, menggunakan aplikasi seperti Filmora, Kinemaster, atau bahkan fitur-fitur editing yang tersedia di platform media sosial seperti YouTube. Mereka belajar mengenai teknik pembuatan naskah, pengambilan gambar, dan editing untuk menghasilkan video yang mudah dipahami oleh siswa.
  2. Membuat Infografis dan Presentasi Interaktif: Guru diajarkan untuk membuat infografis menarik yang dapat digunakan untuk menyajikan data atau informasi dengan cara yang lebih visual dan menarik. Aplikasi seperti Canva atau Piktochart sering digunakan dalam pelatihan ini. Selain itu, guru juga belajar membuat presentasi interaktif menggunakan aplikasi seperti Prezi atau Microsoft Sway.
  3. Pembuatan Modul Digital dan E-book: Guru dilatih untuk membuat modul pembelajaran dalam format digital, seperti e-book atau modul interaktif yang dapat diakses oleh siswa melalui perangkat elektronik. Ini membantu dalam mendigitalisasi materi ajar sehingga lebih mudah diakses oleh siswa kapan saja dan di mana saja.
  4. Penyusunan Kuis dan Permainan Edukatif: Guru juga dibekali kemampuan untuk membuat kuis dan permainan edukatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Aplikasi seperti Quizizz, Kahoot, dan Wordwall sering digunakan untuk membuat kegiatan belajar yang menyenangkan.
  5. Penggunaan Platform dan Aplikasi Kreatif Lainnya: Selain aplikasi yang sudah umum, guru diperkenalkan dengan berbagai platform dan aplikasi kreatif lainnya yang bisa mendukung pembuatan konten, seperti aplikasi untuk membuat podcast atau materi audio, serta aplikasi animasi sederhana.

Tujuan Pembatik Level 3

Pembatik Level 3 bertujuan agar para guru mampu:

  • Mengembangkan Media Pembelajaran Kreatif: Guru diharapkan dapat menciptakan media pembelajaran yang lebih bervariasi dan kreatif, sehingga dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan tidak monoton.
  • Menyajikan Materi dengan Cara Visual yang Menarik: Kemampuan membuat video, infografis, dan animasi memungkinkan guru untuk menyampaikan informasi yang kompleks dengan cara yang lebih sederhana dan visual, yang membantu siswa dalam memahami materi.
  • Menyesuaikan Konten dengan Kebutuhan Siswa: Dengan kemampuan membuat konten sendiri, guru dapat lebih fleksibel dalam menyesuaikan materi ajar sesuai dengan kebutuhan spesifik dari siswa-siswanya, termasuk membuat konten yang relevan dengan konteks lokal.

Manfaat Pembatik Level 3

Mengikuti Pembatik Level 3 memberikan berbagai manfaat bagi guru, antara lain:

  • Meningkatkan Kualitas Pengajaran: Guru yang mampu membuat konten digital sendiri dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kaya dan beragam bagi siswa, membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik.
  • Memperkaya Sumber Belajar: Dengan kemampuan membuat materi digital, guru dapat menciptakan sumber belajar tambahan yang bisa digunakan oleh siswa sebagai bahan pendukung, seperti video penjelasan, infografis, atau modul digital.
  • Menjadi Inovator Pembelajaran: Guru yang kreatif dalam membuat konten dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawat, membantu menciptakan budaya inovasi di lingkungan sekolah.

Kesimpulan

Pembatik Level 3 - Kreasi adalah tahapan yang mengajak para guru untuk menjadi lebih kreatif dalam membuat konten pembelajaran digital yang menarik dan relevan. Program ini memberikan kesempatan bagi guru untuk mengembangkan bakat kreatif mereka dan menghasilkan media belajar yang dapat mendukung proses pengajaran di era digital. Dengan menyelesaikan Level 3, guru tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai kreator konten yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Berikut saya lampirkan link MPI yang saya buat:

https://drive.google.com/file/d/1uLEJqhhjYWNkoTIz7vNs_ayZcicd9TY7/view?usp=sharing



Level 2 (Implementasi)

 



Deskripsi Program Pembatik Level 2 - Implementasi

Pembatik (Peningkatan Kompetensi TIK bagi Guru) adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia untuk mengembangkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kegiatan pembelajaran. Setelah menyelesaikan Level 1 yang berfokus pada literasi digital, guru dapat melanjutkan ke Pembatik Level 2 - Implementasi. Pada level ini, guru akan diajak untuk mengimplementasikan keterampilan TIK yang telah dipelajari ke dalam kegiatan belajar-mengajar.

Fokus Pembatik Level 2: Implementasi TIK dalam Pembelajaran

Pembatik Level 2 bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengaplikasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran di kelas. Jika di Level 1 guru mempelajari dasar-dasar TIK, maka di Level 2 mereka akan berfokus pada penerapan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Beberapa topik dan kemampuan yang difokuskan pada Pembatik Level 2 meliputi:

  1. Pemanfaatan Platform Pembelajaran Digital: Guru dilatih untuk menggunakan berbagai platform pembelajaran digital seperti Google Classroom, Microsoft Teams, atau Learning Management System (LMS) lainnya. Mereka diajarkan cara membuat kelas virtual, mengelola tugas, memberikan penilaian, dan melakukan interaksi online dengan siswa.
  2. Penggunaan Media Interaktif: Guru belajar mengintegrasikan media interaktif seperti video pembelajaran, animasi, serta aplikasi presentasi dinamis (misalnya, menggunakan Canva atau Prezi) untuk membuat materi pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami siswa.
  3. Pembuatan Materi Digital: Salah satu kemampuan penting yang dikembangkan di Level 2 adalah kemampuan membuat bahan ajar digital, seperti modul, video tutorial, dan kuis interaktif menggunakan aplikasi seperti PowerPoint, Quizizz, Kahoot, atau Edmodo. Ini membantu guru untuk menyajikan materi pembelajaran dengan lebih variatif dan interaktif.
  4. Penggunaan Aplikasi Evaluasi: Guru juga dibekali dengan keterampilan menggunakan aplikasi evaluasi digital untuk mengukur dan memantau perkembangan siswa secara lebih efektif, seperti Google Forms untuk ujian daring atau platform evaluasi lainnya yang mempermudah proses penilaian.

Tujuan Pembatik Level 2

Pembatik Level 2 bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada guru sehingga mereka mampu:

  • Mengintegrasikan Teknologi dengan Kurikulum: Guru dapat menyelaraskan penggunaan teknologi dengan kurikulum yang mereka ajarkan, sehingga proses pembelajaran lebih sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan.
  • Meningkatkan Interaksi Siswa: Dengan menggunakan media digital, guru dapat meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, membuat suasana belajar menjadi lebih dinamis dan kolaboratif.
  • Menciptakan Pembelajaran yang Personal: Guru dapat memanfaatkan teknologi untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal, menyesuaikan materi dan metode dengan kebutuhan masing-masing siswa.

Manfaat Pembatik Level 2

Mengikuti Pembatik Level 2 memberikan berbagai manfaat bagi guru, antara lain:

  • Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Penggunaan teknologi yang lebih terstruktur dan sesuai dalam proses belajar-mengajar membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih berkualitas bagi siswa.
  • Membantu Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ): Keterampilan dalam menggunakan platform dan media digital sangat membantu dalam situasi pembelajaran jarak jauh, seperti yang diperlukan selama pandemi atau dalam situasi khusus lainnya.
  • Menghemat Waktu dan Efisiensi Pengajaran: Dengan berbagai alat digital yang digunakan untuk manajemen kelas dan penilaian, guru dapat menghemat waktu dan bekerja lebih efisien.

Kesimpulan

Pembatik Level 2 - Implementasi adalah tahapan yang sangat penting bagi para guru untuk mengaplikasikan keterampilan digital mereka dalam mengajar secara langsung. Program ini dirancang agar guru dapat memanfaatkan teknologi secara lebih strategis dalam pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan menyelesaikan Level 2, guru menjadi lebih siap untuk memberikan pengajaran yang berkualitas tinggi dan mengembangkan potensi siswa secara maksimal melalui pemanfaatan teknologi.

Tugas Level 2:

https://www.youtube.com/watch?v=R19HFfDSyBM&t=3s 

Level 1 (Literasi)


Deskripsi Program Pembatik Level 1 - Literasi

Pembatik (Peningkatan Kompetensi TIK bagi Guru) merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran. Program ini terdiri dari beberapa level, dengan Level 1 berfokus pada literasi digital.

Pembatik Level 1: Literasi Digital bertujuan untuk membekali guru dengan pengetahuan dasar mengenai penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar. Pada level ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dasar terkait dengan pemanfaatan perangkat TIK secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Materi dan Fokus Pembatik Level 1

Pada level ini, materi yang disampaikan lebih menekankan pada pengenalan dan penggunaan teknologi secara umum serta kesadaran digital. Beberapa topik yang diajarkan meliputi:

  1. Pemahaman Dasar TIK: Guru diajak untuk memahami peran penting TIK dalam pendidikan, mengenal perangkat teknologi yang biasa digunakan dalam kegiatan pembelajaran, seperti komputer, laptop, tablet, dan proyektor.
  2. Akses dan Penggunaan Internet yang Aman: Guru diberikan pengetahuan dasar tentang bagaimana mengakses internet secara aman, memahami etika dalam berinternet, serta mengidentifikasi potensi bahaya di dunia maya seperti hoaks, cyberbullying, dan perlindungan data pribadi.
  3. Penggunaan Aplikasi Dasar: Para peserta juga dilatih untuk menggunakan berbagai aplikasi dasar yang mendukung pembelajaran, seperti aplikasi pengolah kata (Microsoft Word atau Google Docs), aplikasi presentasi (Microsoft PowerPoint atau Google Slides), serta penggunaan email untuk komunikasi formal.
  4. Pengenalan Platform Pembelajaran Daring: Guru dikenalkan dengan berbagai platform pembelajaran daring yang bisa digunakan sebagai media pendukung pembelajaran, seperti Google Classroom atau platform lokal lainnya yang memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa secara online.

Tujuan Pembatik Level 1

Tujuan utama dari Pembatik Level 1 ini adalah agar para guru dapat:

  • Meningkatkan Literasi Digital: Guru dapat memahami dasar-dasar literasi digital yang penting dalam era modern, sehingga dapat memanfaatkan teknologi secara lebih bijak dan produktif.
  • Mengintegrasikan TIK dalam Pembelajaran: Guru diharapkan mampu mulai mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari, seperti menggunakan perangkat komputer dan aplikasi dasar untuk membuat bahan ajar.
  • Menumbuhkan Kesadaran Keamanan Digital: Penting bagi guru untuk memahami bagaimana menjaga keamanan informasi dan data pribadi di dunia digital, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk siswa-siswanya.

Manfaat Pembatik Level 1

Dengan mengikuti Pembatik Level 1, guru akan mendapatkan dasar-dasar literasi digital yang sangat penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh para guru antara lain:

  • Kemampuan Menyajikan Pembelajaran yang Menarik: Dengan pengetahuan dasar mengenai TIK, guru dapat menyajikan materi ajar dengan lebih menarik menggunakan media digital, sehingga meningkatkan minat belajar siswa.
  • Meningkatkan Efektivitas Komunikasi: Guru lebih mampu memanfaatkan teknologi komunikasi seperti email, aplikasi pesan, dan platform video conference untuk berinteraksi dengan rekan sejawat dan orang tua siswa.
  • Pondasi untuk Level Berikutnya: Pembatik Level 1 menjadi landasan penting untuk melanjutkan ke level-level berikutnya yang lebih tinggi, di mana guru akan belajar lebih dalam mengenai pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran yang lebih inovatif.

Kesimpulan

Pembatik Level 1 - Literasi merupakan langkah awal yang sangat penting dalam perjalanan peningkatan kompetensi TIK bagi guru. Melalui program ini, para guru dibekali dengan keterampilan dasar literasi digital yang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan pribadi mereka, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dengan menguasai literasi digital, guru dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital ini.

Jumat, 12 Januari 2024


 

Selasa, 08 September 2020

Guru Vs Covid-19

Guru Vs Covid-19


Covid-19 merupakan suatu virus korona yang sudah tidak asing lagi bagi manusia di belahan bumi manapun. Virus ini sudah berdampingan sejak akhir 2019. Oleh karena itu dinamakan Virus Covid-19. Virus ini sangat meresahkan bagi semua kalangan masyarakat. Tidak sedikit sudah menjadi korban keganasannya. 

 


Para ahli sudah dan terus berusaha membuat vaksin dalam menghentikan virus ini. Namun sampai sekarang belum pasti. kemungkinan tahun 2021, pemerintah baru mendapatkannya. Pemerintah juga menggelontorkan dana tidak sedikit keberbagai kalangan instansi dalam menangani penyebaran virus mematikan ini. Sektor swastapun tidak lepas karena ini. Gara-gara virus ini semua hampir lumpuh total terutama wiraswasta. 


Banyak yang gulung tikar akibatnya banyak pegawai swasta yang dirumahkan dan tidak bisa melanjutkannya. Seperti hal lainnya yang sangat berpengaruh adalah di sekolah, melalui anggaran bos untuk membeli peralatan yang menunjang, seperti masker, thermogan, sanitiser dll. Pembelajaranpun terpaksa melalui online/daring untuk menimalisir klaster baru dalam penyebaran virus ini. Masih banyak lagi yang terkena dampaknya. Oleh sebab itu, umat manusia seyogyanya untuk sadar dan menjadi lebih baik lagi. Semoga virus ini cepat hilang dari muka bumi ini dan kembali kekehidupan normal seperti semula. Aamiin.


Dalam kesempatan kali ini, penulis ingin mengambarkan sebuah komik singkat dan merupakan harapan terutama dalam dunia pendidikan. 


Simak gambar komik "Perjuangan Guru Melawan Covid-19 di SMP N 6 Nanga Tayap berikut ini:

 

 Silahkan download disini

SAGUSABLOG, DARI IGI UNTUK GURU INDONESIA


SAGUSABLOG, DARI IGI UNTUK 
GURU INDONESIA


Guru dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya baik itu kompetensi pedagogik, profesional, sosial maupun kepribadian agar guru senantiasa bisa mengikuti perkembangan zaman yang selalu berubah dengan cepat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi dan hal ini tentunya berimbas pula pada perkembangan dunia pendidikan. Untuk menjawab tantangan itu lahirlah Ikatan Guru Indonesia di singkat IGI, merupakan salah satu organsisasi profesi guru yang terbilang masih baru dan mampu bersanding dengan organisasi guru lainya demi kemajuan pendidikan Indonesia. 

TEMPE


TEMPE



Gambar disamping tersebut merupakan salah satu hasil praktek anak kelas IX SMPN 6 Nanga Tayap, Kab. Ketapang, Kalbar yang berupa tempe. Ini tidak asing lagi bagi kalangan orang indonesia dan merupakan salah satu favorit makanan di Indonesia. 


Makanan ini tinggi akan protein yang berguna bagi tubuh manusia. Terbuat dari bahan kedelai berkualitas tinggi dari penduduk sekitar. 


Selain banyak manfaat, produksi tempe ini akan berguna dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. 


Oleh karena itu anak kelas IX dibekali ini sejak dini. Kami juga menerima pesanan baik eceran/grosir dalam jumlah banyak. Kalau lokasi sekitar bisa COD an atau diantar langsung.


Harganya sangat murah!!!!!

Hanya Rp 5.000/3 psc

Berminat??
Hub. SMS/WA: O85226000231